Category Archives

4 Articles

Badminton

Kevin/Marcus Melaju ke Semifinal French Open 2019

Posted by admin on

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil memastikan laju mereka di ajang French Open 2019 ini ke babak semifinal. Pasangan Ganda Putra Nomor satu Indonesia itu berhasil mengalahkan Han Cheng Kai/Zhou Hao Dong dari China di babak perempatfinal

Laga Perempatfinal yang berlangsung pada hari Jumat (25/10/2019) di Stade Pierre de Coubertin, Kevin/Marcus berhasil meraih kemenangan dua gim langsung dari pasangan ganda putra asal China itu dengan skor 23-21 dan 21-14 dimana laga hanya berlangsung selama 31 menit.

Berkat kemenangan tersebut berhasil menambah hasil positif pertemuan Kevin/Marcus dari Han/Zhou setelah sebelumnya di ajang Denmark Open juga Kevin/Marcus berhasil mengalahkan wakil dari China itu.

“Kami senang dengan penampilan kami hari ini. Di sisi lain lawan juga bermain cukup bagus. Hanya saja tadi kami berhasil mengontrol permainan dengan baik,” kata Kevin dalam rilis Lotsports

“Semua lawan sangat kuat di sini. Kami tidak mau memikirkan hal yang terlalu jauh. Kami hanya ingin fokus lagi dan melakukan yang terbaik,” Marcus menimpali.

Kevin/Marcus sekaligus menjadi perwakilan dari Indonesia di ajang French Open 2019 yang berhasil melaju ke babak semifinal. Lawan Kevin/Marcus selanjutnya masih harus menunggu hasil dari duel antara Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) dengan Liao Min Chun/Su Ching Heng (Taiwan).

“Pasti semua sulit ya. Kami juga bermain selalu ramai dan nggak gampang. Kami harus selalu siap dan fokusnya juga penting diperhatikan. Karena ini sudah turnamen kedua (secara berurutan setelah Denmark Open), jadi kami harus bisa menjaga fokus,” Marcus menjelaskan.

“Semuanya punya kelebihan masing-masing dan mereka sama-sama pasangan yang kuat. Siapapun yang menang, pasti yang terbaik dan pasti akan susah untuk dilawan,” ujar Kevin.

Badminton

Ganda Putra Ahsan/Hendra Absen dari Korea Open

Posted by admin on

Hendra Setiawan/Mohamada Ahsan dipastikan tidak mengikuti kompetisi turnamen Korea Open 2019 ini yang akan berlangsung di Incheon nanti. Mundurnya salah satu Ganda Putra Indonesia ini karena Mohamad Ahsan harus menjalani proses pemulihan dari cedera yang dialaminya.

Hendar/Ahsan sebelumnya berhasil melaju sampai laga final BWF Level 1000 China Open 2019 tahun ini. Namun sayangnya Ganda putra peringkat kedua dunia itu harus mengakui keunggulan dari Ganda Putra Indonesia lainnya yaitu Kevin Sanjaya/ Marcus Gideon dengan skor akhir 18-21,21-17,15-21.

Pasangan Hendra/Ahsan memang mengakui penampilan dari Kevin/Marcus di laga final China Open 2019 memang lebih bagus diatas mereka. Bahkan kekalahan di final tersebut diterima mereka dengan lapang dada.

“Kami bersyukur alhamdulillah bisa sampai final, walaupun kondisi saya begini. Sepertinya sakitnya jadi menjalar dari betis ke paha. Memang begini keadaannya, sehat saja susah lawan mereka, apalagi sakit. Memang Kevin/Marcus juga pemain bagus,” kata Ahsan dalam rilis PBSI.

“Mungkin di gim kedua Kevin/Marcus banyak melakukan kesalahan sendiri, jadi kami bisa ambil game kedua,” Hendra menimpali.

Sayangnya walaupun meraih posisi runner-up di China Open 2019 ini ada bayaran mahal yang harus dibayar oleh Ahsan karena di tengah pertandingan Ahsan mengalami kesakitan karena cedera pada bagian betis kanan dan kiri.

Akibat dari cedera tersebut Hendra/Ahsan memutuskan tidak akan ikut ambil bagian dalam ajang Korea Open 2019 yang akan berlangsung pada 24-29 September. Hendra/Ahsan akan fokus dalam pemulihan diri sebelum melanjutkan dalam tur Eropa yang akan bergulir diantara Denmark sampai French Open.

“Kami batal ke Korea Open, sudah pasti enggak ikut. Lebih baik Ahsan ke dokter dulu, recovery dan fokus persiapan ke turnamen selanjutnya, ada waktu sekitar tiga mingguan,” ujar Hendra.

Badminton

Kalahkan Hans-Kristian Vittinghus, Jonatan Christrie Tunggal Putra Terakhir Indonesia

Posted by admin on

Jonatan Christie cukup terkejut dengan kemenangan mudah yang diraihnya ketika berhadapan dengan Hans-Kristian Vittinghus. Jonatan bahkan kini menjadi satu-satunya Tunggal Putra wakil Indonesia yang tersisa di ajang Indonesia Open 2019.

Laga antara Jonatan dengan Hans-Kristian pada hari Kamis 18/7/2019 di Istora dengan kemenangan langsung dua game 22-20 dan 21-13. Kemenangan tersebut memastikan langkah Jonatan ke babak perempatfinal.

Bahkan Jonatan kini satu-satunya tunggal Putra Indonesia yang masih bertahan di ajang Indonesia Open 2019 setelah tunggal putra Indonesia lainnya yaitu Anthony Ginting justru kalah dari wakil Thailand Kantaphon Wangcharoen dengan rubber game 20-22, 21-11 dan 19-21.

Jojo panggilan dari Jonatan Christie sangat tidak menyangka dirinya akan meraih kemenangan mudah atas Hans-Kristian. Tunggal Putra asal Denmark itu memang tampil dengan tekanan besar dan tidak mampu mengembangkan permainan sekaligus memperlihatkan kemampuannya.

“Saya sebenarnya sedikit terkejut bisa menang mudah atas Vittinghus. Mungkin dia sedikit bermain di bawah tekanan karena dia melakukan banyak kesalahan,” ungkap Jojo usai laga.

“Saya sebenarnya juga melakukan hal yang sama. Namun saya bersusaha untuk tampil lebih tenang. Sementara Vittinghus yang berusaha untuk menekan, hal yang membuatnya banyak membuat kesalahan.”

“Itu juga menjadi pembelajaran juga buat saya untuk tidak bermain terburu-buru. Tadi saya juga sempat bermain tidak sebar di poin-poin akhir. Saya beberapa kali melakukan spekulasi untuk menyerang yang justru kurang tepat dilakukan,” jelasnya

Menjadi satu-satunya tunggal Putra harapan Indonesia tidak membuat Jojo merasa terbebanin di ajang Indonesia Open 2019 ini. Dirinya bahkan mengatakan akan menikmati setiap laga berikutnya demi bisa meraih hasil yang memuaskan.

“Tidak ada beban meski kini jadi tunggal putra satu-satunya Indonesia. Saya menyayangkan tadi Anthony kalah padahal seharusnya dia bisa menang mungkin karena kurang beruntung saja,” ungkap Jojo.

“Sebisa mungkin saya menikmati pertandingan jangan menjadikan hal tersebut sebagai beban. Terpenting saya tetap fokus terhadap permainan dan strategi yang saya terapkan,” jelasnya.

Badminton

Tommy Sugiarto Kembali Kalah Dari Chen Long

Posted by admin on

Tommy Sugiarto salah satu tunggal putra Indonesia dipastikan tersingkir dari ajang Indonesia Open 2019 ini setelah kalah dalam rubber game melawan wakil dari China yaitu Chen Long.

Laga Indonesia Open 2019 yang berlangsung di Istora, Gelora Bung Karno, Senayan pada hari Rabu 17 July 2019, Tommy harus mengakui keunggulan dari tungga putra China, Chen Loga dengan skor 20-22, 14-21 dan 17-21. Laga sengit antara Tommy dan Chen Long berlangsung 92 menit.

Tommy sendiri mengatakan sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya dengan ketatnya laga sejak dari awal sampai gim ketiga. Untuk menentukan pemenang laga tersebut berjalan cukup lama namun sayangnya tunggal asal China, Chen Log mampu bermain bagus di babak ketiga dan mampu mengatasi semua serangan dari Tommy.

Kekalahan Tommy dari Chen Long di ajang Indonesia Open 2019 semakin memperpanjang rekor buruknya ketika berhadapan dengan tungga putra asal China itu. Total setidaknya sudah 12 kali pertemuan Tommy melawan Cheng Long berakhir dengan kekalahan Tommy. Putra dari pebulutangkis Legendaris icuk Sugiarto itu hanya mampu sekali mengalahkan Chen Long yaitu ketika Indonesia Open 2013.

“Ya, mungkin dari jangkauan ya. Pasti dia lebih efisien tenaga daripada saya. Saya satu setengah langkah, sedangkan dia cuma satu langkah. Saya juga harus lihat main panjang pendeknya, melihat gerakan-gerakan dia karena dia lebih efisien tenaganya, dibanding saya. Jadi ketika saya menyerang harus fokus untuk serangan sambungan,” kata pemain yang tak lagi menjadi penghuni pelatnas PBSI itu.

Tommy tetap tidak menyerah dan mengatakan pasti akan membalas kekalahan dari Chen Long dalam laga pertemuan berikutnya kemungkinan di ajang Japan Open 2019 nanti.

“Setelah ini, pasti akan ada tur selanjutnya di Jepang dan Thailand Open, jadwalnya memang seperti itu. Namun, dengan rentetan turnamen yang padat ini semua pasti terkuras habis (tenaga). Tinggal siapa yang lebih pintar mengatur energi lebih baik,” ujar pemain berusia 31 tahun itu.