Daily Archives

2 Articles

MotoGp

Peluang Dovi Dan Rossi Bangkit Di San Marino

Posted by admin on

Akhir pekan ini MotoGp akan melanjutkan seri berikutnya di balapan San Marino. MotoGp San Marino seri ke-13 ini bisa menjadi peluang besar untuk dua rider asal Italia yaitu Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi untuk bangkit.

Race San Marino akan berlangsung pada hari Minggu (15/9) di Sirkuit Misano. Dovi dan Rossi dipercaya bisa bangkit demi kembali bisa bersaing di klasemen MotoGp 2019 ini.

Dovi sendiri masih menempati posisi kedua klasemen MotoGP 2019 dibawah dari Marc Marquez dengan raihan 172 poin atau terpaut 78 poin dari Marquez.

Sebelumnya Dovi mendapatkan kesempatan untuk mengeser posisi dari Marquez karena rider andalan Repsol Honda itu gagal menjadi juara dalam dua seri terakhir ini yaitu di MotoGp Austria dan Inggris dikalahkan oleh Dovi dan Alex Rins.

Balapan seri 13 di San Misano, Dovi dipastikan mendapatkan banyak dukungan dari para fans nya mengingat Sirkuit tersebut sangat dekat dengan kampung halaman dari Dovi. Tentu saja kondisi tersebut memberikan Dovi motivasi ekstra untuk bisa mengeser menyalip Marc Marquez di papan klasemen.

Selain Dovi, San Misano juga merupakan homebase dari Rider Legendaris Yamaha, Valentino Rossi. Rossi juga dipastikan akan mendapatkan banyak dukungan akhir pekan nanti.

Kampung Halaman Rossi sendiri di Tavullia yang tidak terlalu jauh dari Misano bahkan sangat berdekatan. Bahkan Rossi bisa pulang ke kampungnya dengan mengunakan Motor MotoGp.

Selain itu performa dari Rossi juga semakin membaik di parus kedua ini terbukti dalam tiga seri terakhir yaitu Ceko, Austria dan Inggris, Rossi total sudah meraih 36 poin masih lebih banyak dari rekan satu timnya Maverik Vinales 33 poin.

Sirkuit San Marino sendiri juga sudah terbiasa untuk Rossi tercatat sudah dua kali Rossi meraih juara di San Marino sedangkan Dovi berhasil menjadi juara dari MotoGp San Marino di tahun lalu.

bola basket

DBL Academy Ketiga Dibangun DI Yogyakarta

Posted by admin on

Yogyakarta dipastikan menjadi tempat dibangunnay DBL Academy yang ketiga. DBL Academy sendiri merupakan sekolah basket yang memiliki standar internasional bahkan merupakan yang pertama kali ada di Yogyakarta. Fungsi DBL Academy nantinya untuk mengasah kemampuan dari para pemain basket muda sejak dini.

Setelah sebelumnya sudah ada dua DBL Academy yang dibangun yaitu di Surabaya kini giliran Yogyakarta yang terpilih menjadi tempat dibangunnya DBL Academy yang ketiga karena faktor banyaknya peminat olahraga Basket di Yogyakarta terbukti mereka menjadi kota kedua dengan penonton basket terbanyak setelah Surabaya.

“Saya iri karena Indonesia tidak punya akademi yang maju seperti negara lain. Ada kekurangan pelatih, bola, fasilitas,” ujar founder DBL Indonesia, Azrul Ananda, dalam acara peresmian gedung DBL Academy di Jl. Magelang Km 5 No 165, Yogyakarta, Senin (2/9/2019).

Seluruh apparel dan perlengkapan di pelatihan DBL Academy tetap akan mengunakan produk-produk dari Indonesia. Diharapkan upaya tersebut akan mampu menjaga ekosistem olahraga basket di Indonesia supaya tetap berkembang.

DBL Academy sendiri tujuannya bukan hanya mengasah kemampuan skill individu dari setiap pebasket. Namun juga akan mengajarkan beberapa aspek lain mencakup karakter, sportivitas dan juga perkembangan nutrisi setiap calon pemain muda akan tetap di jaga dan terpantau.

“Saya yakin masa depan perbasketan di Yogyakarta akan makin baik. Saya tahu apresiasi publik Yogyakarta sangat baik,” kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang hadir dalam acara tersebut.

“Harapan saya, atlet basket tidak sekadar bisa main basket, tapi jadi pribadi yang punya karakter. Sportivitas jadi bagian dari karakter. Semoga akademi ini membawakan nilai sportivitas,” sambungnya.

Bahkan DBL Academy yang akan dibangun di Yogyakarta nanti diklaim merupakan salah satu DBL Academy yang paling lengkap untuk area Asia Tenggara.

“Animo masyarakat Yogyakarta terhadap liga DBL sangat besar. Hal itu mendorong kami untuk meningkatkan fundamental basket di Yogyakarta, sehingga kami buka DBL Academy di sini,” ujar GM DBL Indonesia Yondang Tubangkit.

Setidaknya dipastikan akan ada dua lapangan besar dengan ukuran Internasional di DBL Academy Yogyakarta nanti. Bahkan material untuk membuat lapangan tersebut juga dipastikan sama dengan yang digunakan oleh klub-klub besar dari NBA.

Ditambah lagi akan ada 11 ring basket, ruang locker dan juga sarana gym untuk para peserta. Selain itu juga para orang tua juga bisa menikmati ruang santai, gedung serbaguna, kafe dan juga DBL Store Resmi.

Sistem pengajaran dari DBL Academy nanti mengikuti kurikulum dari World Basketball Academy atau WBA. Kurikulum pengajaran juga akan dipantau langsung oleh Andrew Vlahov selaku Direktur Teknik DBL Academy dan juga CEO WBA. Peran Orang tua juga akan disertain dalam urusan memantau nutrisi dari setiap anak.

DBL Academy di Yogyakarta membuka kelas untuk berbagai kelompok umur antara lain Pre-hoops (2-4 tahun), Hopps Kids (5-6 tahun), Hoops (7-9 tahun), Rookie (10-12 tahun), dan Starter (13-15 tahun). Biaya akademi berkisar antara Rp 700-900 ribu.